Reaksi Pasar Modal Terhadap Pelantikan Prabowo Subianto Sebagai Presiden Republik Indonesia Periode 2024-2029 (Event Study pada Perusahaan yang Tergabung Dalam Indeks LQ45)

  • Ivanna Valencia Universitas Widya Gama Malang
  • Khojanah Hasan Universitas Widya Gama
  • Hartini Prasetyaning Pawestri Universitas Widya Gama

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji reaksi pasar modal terhadap pelantikan Prabowo Subianto sebagai Presiden Republik Indonesia periode 2024–2029. Reaksi pasar diukur menggunakan indikator abnormal return (AAR) dan trading volume activity (TVA) pada saham-saham yang tergabung dalam Indeks LQ45. Penelitian ini menggunakan pendekatan event study dengan metode kuantitatif, mencakup 15 hari pengamatan, yaitu tujuh hari sebelum, satu hari saat, dan tujuh hari setelah pelantikan. Analisis data dilakukan dengan uji Paired Samples t-Test  dan Wilcoxon Signed-Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan pada abnormal return, namun tidak terdapat perbedaan signifikan pada trading volume activity. Hal ini menunjukkan bahwa pelantikan presiden berdampak pada harga saham, namun tidak secara signifikan memengaruhi volume perdagangan saham di pasar modal Indonesia.

Kata kunci: Reaksi pasar, pelantikan presiden, abnormal return, trading volume activity, event study.

Published
2025-12-22
How to Cite
Valencia, I., Hasan , K., & Prasetyaning Pawestri, H. (2025). Reaksi Pasar Modal Terhadap Pelantikan Prabowo Subianto Sebagai Presiden Republik Indonesia Periode 2024-2029 (Event Study pada Perusahaan yang Tergabung Dalam Indeks LQ45) . Journal of Public and Business Accounting, 6(2), 140-145. https://doi.org/10.31328/jopba.v6i2.415
Section
Article Text